Kamis, 10 November 2011
ANDAIKAN AKU PUNYA SAYAP
Satu-satu, daun-daun berguguran tinggalkan tangkainya
Satu-satu, burung kecil berterbangan tinggalkan sarangnya
jauh..jauh.. tinggi ke langit yang biru..
Andaikan aku punya sayap
ku kan terbang jauh mengelilingi angkasa
Kan ku ajak ayah bundaku
Terbang bersamaku
Melihat indahnya dunia
Pada akhirnya akan datang masa dimana seorang anak dilepaskan oleh orang tuanya untuk bisa menghadapi dunianya sendiri.
burung-burung kecil yang dilepaskan dari sangkarnya untuk melihat seisi dunia dan menjalan kerasnya hidup.
Tak sedikit rintangan yang akan dihadapi oleh si burung kecil untuk menjadi dewasa.
Dan pada akhirnya burung-burung kecil akan kembali.
Entah dengan kejayaan, dengan kebanggaan, dengan kesedihan, dengan penyesalan, dan sebagainya.
Wahai para burung kecil, terbanglah setinggi mungkin kau mampu.
Jadilah burung kecil yang mau belajar menjadi dewasa dan tidak hanya menginginkan jadi dewasa.
Slalu banggakanlah orang tua kalian yang menanti disana.
Umi, Abi, burung kecilmu disini sedang berjuang untuk terbang setinggi mungkin dan akan membawa serta kalian melihat betapa dunia ini indah.
Doakan aku Umi, Abi, semoga aku slalu ada dalam lindungan Tuhan.
Aku akan kembali menjadi burung dewasa yang siap menghantam kerasnya dunia.
Aku ingin kalian bangga, aku ingin kalian bilang "burung kecilku tlah dewasa".
LOVE YOU UMI, ABI. :*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KOSONG
Nera hanya menatap nanar layar di depannya. Cahayanya menampar wajah sayunya yang tak juga ada pergerakan sejak 15 menit yang lalu. Dan semu...
-
Telah ku kubulatkan keyakinanku Telah ku kuatkan perasaanku Aku memang jatuh cinta padamu Bukan hanya sebuah ungkapan palsu Sudah berkali-ka...
-
Ada cerita di balik tumpukkan kayu Dia berkisah Berceloteh tanpa henti Kadang ada tawa dan tepukan merpati Ada cerita di bawah atap...
-
Bukan kewajiban kita menjadi sempurna Meski dunia akan tetap memaksa kita sempurna Tapi, bagaimana caranya jadi sempurna? Nyatanya kita sela...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar