Selasa, 29 Oktober 2013

Maafkan

aku terluka begitu dalam
tak ada jalan indah disana
semua ini buntu
harapan ulat menjadi bunga
hanya harapan

aku pikir dengan bersamamu sejak setahun sebelumnya
semua akan mudah dan baik-baik saja
semua keadaan memang sudah berubah
dan seharusnya begitu

nyatanya kamu belum siap
terlalu tinggi kau berdiri
kini tebing itu mulai runtuh
pijakan mu mulai goyah

kami memanggilmu...
dengarlaahhhhhh......

kami juga menyayangimu
kami juga ingin melindungimu
kamu bukan Tuhan kami,
kami hanya ingin menjagamu

nyatanya tak berguna...

3 kali sudah aku memegangmu dari tepi jurang curam itu
kami menyayangimu...
kamu nahkoda kami..

bagiku sekoci itu hanya jika kita terpaksa memisah
nyatanya kini aku menaiki nya
maaf, tapi aku pergi membawa awak mu
kami juga ingin melanjutkan pelayaran ini

terombang-ambing
angin seakan tak jelas arahnya
sesekali kapalmu terlihat goyah
aku tak tega, tapi tak bisa aku kembali

sepertinya kamu bahagia
sepertinya kamu berada dalam dunia nyatamu
tahukah kamu itu fana?
tahukah kamu tebing itu semakin tipis?

maafkan aku, tapi sepertinya aku harus pergi
tolong jangan cari aku
aku selalu ada di dekatmu,
tapi tidak bisa seperti dulu

HATIKU TERLALU SAKIT

22:40 10/10/2013

Jumat, 13 September 2013

HARAPAN

manusia, mudah berharap, mudah meminta
tanpa harapan hidup tiada artinya
hanya hidup berliku arus
apa gunanya?

jutaan harapan itu mengalir padaku
inginkan yang terbaik bagiku
itulah harapan mereka
tapi harapan bukan sekedar harapan
semua juga butuh proses dan perjuangan

katakanlah satu tahun lebih sudah
harapan itu kutumpukan padanya
entah apapun hasilnya
tapi jika hati bicara, siapa yang bisa lawannya?

mencari lagi,
mungkin saja ini hanya jembatan
bagaimana pun harus temukan ujungnya

hidup baru itu,
sungguh ku harapkannya
mungkin hingga terlalu ku impikan
akal fikirku pun mulai gila

sejuta godaan menerpa
ah, apa ini?
apakah dia yang lain?
apakah ini semua hanya cerita belaka?

doa ku panjatkan di pertengahan malam
mengharap akan sebuah ketenangan
dalam tenang air mata ini meluncur
Tuhan, dimanakah dia harapan?

inikah jawaban?
ada dia hadir dalam mimpi semalam
hari yang dipenuhi dengan dia dalam pikiran
berkecamuk semua perasaan

senja di persimpangan itu
seakan memuncakkan semua keraguan
lemah suaraku tetap bisa kau dengar
lelah diriku tetap kau beri senyuman

Senin, 11 Februari 2013

Hasrat

apa aku yang bodoh?
atau memang ini inginnya hati?
apa maksud rasa ini?
mengapa begitu dalam dia masuk dalam hidupku?

tertarik ku akan pribadi
menarikku pada jurang penuh jerat neraka
hampir terlepas nyawa
Tuhan, aku begitu naif!

mungkin aku bodoh pada langkah awalku
tapi nyatanya ini memang inginku

tidak! bukan ini!

aku terlalu menginginkan dia hingga hampir terlepas akal sehat!
aku terlalu dalam meletakkan nya dalam pikiran
kenyataan ini terasa begitu pahit

disaat kita begitu indah, dia hadir
bukan, aku yang menghadirkannya!
aku yang menghadirkannya dengan begitu dalam!
dan kini, nyawa ini terombang-ambing

Maafkan hamba ya Allah
hamba bodoh telah mempermainkan

nyawa ku sendiri
tolong hamba ya Allah....

Apa ini hasrat?
Apa ini keinginan?
Aku kini begitu menginginkannya,begitu mengharapkannya

Tapi akal sehat ini belum teracuni
Ada kamu yang selamatkannya
Setidaknya, untuk saat ini dia masih jernih

Mungkin hanya aku yang bisa mengeluarkan dia
Tapi aku butuh kamu untuk peganganku
Aku mohon jangan pergi..
Allah, tolong hamba...

Aku akan berjuang
Aku tau inilah mauku slama ini, inilah mimpiku slama ini..
tapi ini adalah mimpi yang terbuang, yang sudah lama ku pendam

Salah aku menaruh pohon di vas bunga ini
kini dia rapuh!
tentu saja rapuh! dia sudah hampir pecah seluruhnya!

terlalu jauh aku melangkah
aku harus melawan!
yah, aku harus melawan..

ini bukan salah siapa-siapa
ini memang sudah garisnya
aku percaya, ini akan indah di akhirnya..
tapi untuk saat ini, biarlah nyawa ini mati sejenak


Surabaya, 11 Januari 2013

mystical java
-Lutfia Nur-