Jumat, 13 September 2013

HARAPAN

manusia, mudah berharap, mudah meminta
tanpa harapan hidup tiada artinya
hanya hidup berliku arus
apa gunanya?

jutaan harapan itu mengalir padaku
inginkan yang terbaik bagiku
itulah harapan mereka
tapi harapan bukan sekedar harapan
semua juga butuh proses dan perjuangan

katakanlah satu tahun lebih sudah
harapan itu kutumpukan padanya
entah apapun hasilnya
tapi jika hati bicara, siapa yang bisa lawannya?

mencari lagi,
mungkin saja ini hanya jembatan
bagaimana pun harus temukan ujungnya

hidup baru itu,
sungguh ku harapkannya
mungkin hingga terlalu ku impikan
akal fikirku pun mulai gila

sejuta godaan menerpa
ah, apa ini?
apakah dia yang lain?
apakah ini semua hanya cerita belaka?

doa ku panjatkan di pertengahan malam
mengharap akan sebuah ketenangan
dalam tenang air mata ini meluncur
Tuhan, dimanakah dia harapan?

inikah jawaban?
ada dia hadir dalam mimpi semalam
hari yang dipenuhi dengan dia dalam pikiran
berkecamuk semua perasaan

senja di persimpangan itu
seakan memuncakkan semua keraguan
lemah suaraku tetap bisa kau dengar
lelah diriku tetap kau beri senyuman

Senin, 11 Februari 2013

Hasrat

apa aku yang bodoh?
atau memang ini inginnya hati?
apa maksud rasa ini?
mengapa begitu dalam dia masuk dalam hidupku?

tertarik ku akan pribadi
menarikku pada jurang penuh jerat neraka
hampir terlepas nyawa
Tuhan, aku begitu naif!

mungkin aku bodoh pada langkah awalku
tapi nyatanya ini memang inginku

tidak! bukan ini!

aku terlalu menginginkan dia hingga hampir terlepas akal sehat!
aku terlalu dalam meletakkan nya dalam pikiran
kenyataan ini terasa begitu pahit

disaat kita begitu indah, dia hadir
bukan, aku yang menghadirkannya!
aku yang menghadirkannya dengan begitu dalam!
dan kini, nyawa ini terombang-ambing

Maafkan hamba ya Allah
hamba bodoh telah mempermainkan

nyawa ku sendiri
tolong hamba ya Allah....

Apa ini hasrat?
Apa ini keinginan?
Aku kini begitu menginginkannya,begitu mengharapkannya

Tapi akal sehat ini belum teracuni
Ada kamu yang selamatkannya
Setidaknya, untuk saat ini dia masih jernih

Mungkin hanya aku yang bisa mengeluarkan dia
Tapi aku butuh kamu untuk peganganku
Aku mohon jangan pergi..
Allah, tolong hamba...

Aku akan berjuang
Aku tau inilah mauku slama ini, inilah mimpiku slama ini..
tapi ini adalah mimpi yang terbuang, yang sudah lama ku pendam

Salah aku menaruh pohon di vas bunga ini
kini dia rapuh!
tentu saja rapuh! dia sudah hampir pecah seluruhnya!

terlalu jauh aku melangkah
aku harus melawan!
yah, aku harus melawan..

ini bukan salah siapa-siapa
ini memang sudah garisnya
aku percaya, ini akan indah di akhirnya..
tapi untuk saat ini, biarlah nyawa ini mati sejenak


Surabaya, 11 Januari 2013

mystical java
-Lutfia Nur-

Jumat, 28 Desember 2012

Pasrah

Bagai memegang balon hijau
Tak rela ku lepas
Tak akan mau aku kehilangan
Tangis pun tak mampu terelakkan
Aku lupa! Aku khilaf!
Balon ini fana!
Sekuat apapun aku menahan
Balon ini akan meletus,
bahkan menciut!
Benarkah ini menciut?
Mana ada pelangi yang menciut, Tuhan?
Peganganku rapuh, hampir terlepas
Inikah pelangi, Tuhan?
Benarkah apa yang kulihat itu?
Tapi mengapa pelangi ini kabur setelah hujan?
Ada apa Tuhan?

Pelangi itu bersamaku
Selalu....
Indah sekali Tuhan!
Aku tak mau kehilangan
Hujan ini mengintai
Segera menelan pelangi tuk ia miliki sendiri
Aku bisa apa Tuhan?
Apa rencanaMu kali ini?
Tuhan, sekali lagi aku harus pasrah
Akan Kau jatuhkan lagi hujan itu,
atau akan Kau relakan pelangi itu bersamaku
Tapi Tuhan, balon ini masih dalam genggamanku
Hanya saja rapuh..
Angin ini terus berusaha merebut
Tuhan, akankah aku kehilangan keduanya?


Ponorogo, 28 Desember 2012
-Fia-

Rabu, 26 Desember 2012

Kupu-kupu Hijau

Ada warna yang terang
Yah, dia menerangi sungai kering itu
Sedikit demi sedikit air itu mulai mengalir
Ikan pun tak segan untuk menari di antara ranting patah

Penuh tenang, penuh damai
Terbang melayang dia ke langit
Bebas dia berlari di awan
Tanpa hambatan

Ada cinta dan cita yang dia gapai
berusaha.. selalu..
Kupu-kupu hijau itu hinggap di bunga
Pertanda ini adalah saatnya

Mana madu itu?
Bunga itu adalah layu
Cukup dengan sentuhan ajaib itu
Bersinar terang cerah semerbak bunga hijau

Tapi kupu-kupu itu pergi
Berganti kupu-kupu putih
Bunga itu masih bercahaya, tapi meredup
Kupu-kupu hijau itu hinggap di bunga melati

Melati penuh wangi nan anggun
Dan bunga sepatu yang cantik namun sederhana
Kupu-kupu hijau masih pada melati,

Minggu, 18 November 2012

The Chosen One Lyrics -Maher Zain-



In a time of darkness and greed
It is your light that we need
You came to teach us how to live
Muhammad Ya Rasool Allah
You were so caring and kind
Your soul was full of light
You are the best of mankind
Muhammad Khaira Khalqillah

Sallu ‘ala Rasulillah, Habib Al Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

From luxury you turned away
And all night you would pray
Truthful in every word you say
Muhammad Ya Rasul Allah
Your face was brighter than the sun
Your beauty equaled by none
You are Allah’s Chosen One
Muhammad Khaira Khalqillah

Sallu ‘ala Rasulillah, Habib Al Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

I will try to follow your way
And do my best to live my life
As you taught me
I pray to be close to you
On that day and see you smile
When you see me

Sallu ‘ala Rasulillah, Habibil Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One
Sallu ‘ala Rasulillah, Habibi Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

Minggu, 22 April 2012

Bertahan

Tahukan kamu betapa sakitnya?
Sadarkah kamu begitu sulitnya?
Aku masih bertahan
Hargailah...
Haruskah aku menangis lagi?
Inikah kemauanmu?
Aku sabar, akan sabar...
Tapi tidak begini
Sakit! Tahukah kamu?
Berapa waktu lagi aku harus belajar?
Belajar memahamimu
Belajar mengerti kamu
Sekali saja ku mohon...
Pandang aku!

Surabaya, 16 April 2012

Ketakutanku

Begitu sakit rasa hati
Tak ku sangka kau begini
Ada luka dalam rasa
Sungguh aku tak menyangka
Ku memilihmu karena Nya
Ku yakin akan mencoba
Ada asa indah denganmu
Tak khawatir ku tuk ragu
Apa sebenarnya aku bagimu?
Ketika ku pergi kau tahan
Tetapi ketika ada kau acuhkan
Aku, boneka mainan
Yakinlah, ku memilihmu
Insya Allah bukan karena nafsu
Allah adalah tuntunanku
Dan kamu adalah pilihanku

Surabaya, 5 April 2012

KOSONG

Nera hanya menatap nanar layar di depannya. Cahayanya menampar wajah sayunya yang tak juga ada pergerakan sejak 15 menit yang lalu. Dan semu...