Minggu, 22 Juni 2014

Hadirmu

bertahan
hanya bisa memegang kata itu saat ini
tak ada yang lebih baik
tapi hambar

mungkin aku hanya bosan
untuk satu tahun lagi
aku masih harus begini
mungkin saja lebih

sabarkan hati untuk menanti
godaan itu datang saat bimbang
aku mulai berpikir akan kemungkinan lain
ah, hanya hasrat semu

sejauh apapun aku berlari tetap kembali
apa ini benar cinta?
atau takdir semata?
entahlah, aku makin tak paham

dia yang paling indah itu
tetap nomor satu
tapi aku mulai bermain api
kecil, meski sempat menyulut

aku tak tau cara melepasmu
padahal mengikatmu saja tidak
keputusan dulu, aku sungguh bahagia
tak ada sesal untukmu

dua tahun
masih jauh lagi ke depan
aku hanya bosan, maaf jika keterlaluan
aku hanya penasaran

penasaran itu hampir menjatuhkanku
meski kini akhirnya aku berdiri dengan-Nya
sandungan itu yakinkan ku
indah itu sangat istimewa

hujatan datang padamu
apa peduliku
kau tetap yang terbaik
dan paling indah dalam hidupku

indah itu untuk saat ini
dan aku hanya bisa berdoa
semoga indah itu untuk selamanya... :)

terima kasih Tuhan, sudah hadirkan dia di hidupku..

18 Maret 2014

Selasa, 29 Oktober 2013

Maafkan

aku terluka begitu dalam
tak ada jalan indah disana
semua ini buntu
harapan ulat menjadi bunga
hanya harapan

aku pikir dengan bersamamu sejak setahun sebelumnya
semua akan mudah dan baik-baik saja
semua keadaan memang sudah berubah
dan seharusnya begitu

nyatanya kamu belum siap
terlalu tinggi kau berdiri
kini tebing itu mulai runtuh
pijakan mu mulai goyah

kami memanggilmu...
dengarlaahhhhhh......

kami juga menyayangimu
kami juga ingin melindungimu
kamu bukan Tuhan kami,
kami hanya ingin menjagamu

nyatanya tak berguna...

3 kali sudah aku memegangmu dari tepi jurang curam itu
kami menyayangimu...
kamu nahkoda kami..

bagiku sekoci itu hanya jika kita terpaksa memisah
nyatanya kini aku menaiki nya
maaf, tapi aku pergi membawa awak mu
kami juga ingin melanjutkan pelayaran ini

terombang-ambing
angin seakan tak jelas arahnya
sesekali kapalmu terlihat goyah
aku tak tega, tapi tak bisa aku kembali

sepertinya kamu bahagia
sepertinya kamu berada dalam dunia nyatamu
tahukah kamu itu fana?
tahukah kamu tebing itu semakin tipis?

maafkan aku, tapi sepertinya aku harus pergi
tolong jangan cari aku
aku selalu ada di dekatmu,
tapi tidak bisa seperti dulu

HATIKU TERLALU SAKIT

22:40 10/10/2013

Jumat, 13 September 2013

HARAPAN

manusia, mudah berharap, mudah meminta
tanpa harapan hidup tiada artinya
hanya hidup berliku arus
apa gunanya?

jutaan harapan itu mengalir padaku
inginkan yang terbaik bagiku
itulah harapan mereka
tapi harapan bukan sekedar harapan
semua juga butuh proses dan perjuangan

katakanlah satu tahun lebih sudah
harapan itu kutumpukan padanya
entah apapun hasilnya
tapi jika hati bicara, siapa yang bisa lawannya?

mencari lagi,
mungkin saja ini hanya jembatan
bagaimana pun harus temukan ujungnya

hidup baru itu,
sungguh ku harapkannya
mungkin hingga terlalu ku impikan
akal fikirku pun mulai gila

sejuta godaan menerpa
ah, apa ini?
apakah dia yang lain?
apakah ini semua hanya cerita belaka?

doa ku panjatkan di pertengahan malam
mengharap akan sebuah ketenangan
dalam tenang air mata ini meluncur
Tuhan, dimanakah dia harapan?

inikah jawaban?
ada dia hadir dalam mimpi semalam
hari yang dipenuhi dengan dia dalam pikiran
berkecamuk semua perasaan

senja di persimpangan itu
seakan memuncakkan semua keraguan
lemah suaraku tetap bisa kau dengar
lelah diriku tetap kau beri senyuman

Senin, 11 Februari 2013

Hasrat

apa aku yang bodoh?
atau memang ini inginnya hati?
apa maksud rasa ini?
mengapa begitu dalam dia masuk dalam hidupku?

tertarik ku akan pribadi
menarikku pada jurang penuh jerat neraka
hampir terlepas nyawa
Tuhan, aku begitu naif!

mungkin aku bodoh pada langkah awalku
tapi nyatanya ini memang inginku

tidak! bukan ini!

aku terlalu menginginkan dia hingga hampir terlepas akal sehat!
aku terlalu dalam meletakkan nya dalam pikiran
kenyataan ini terasa begitu pahit

disaat kita begitu indah, dia hadir
bukan, aku yang menghadirkannya!
aku yang menghadirkannya dengan begitu dalam!
dan kini, nyawa ini terombang-ambing

Maafkan hamba ya Allah
hamba bodoh telah mempermainkan

nyawa ku sendiri
tolong hamba ya Allah....

Apa ini hasrat?
Apa ini keinginan?
Aku kini begitu menginginkannya,begitu mengharapkannya

Tapi akal sehat ini belum teracuni
Ada kamu yang selamatkannya
Setidaknya, untuk saat ini dia masih jernih

Mungkin hanya aku yang bisa mengeluarkan dia
Tapi aku butuh kamu untuk peganganku
Aku mohon jangan pergi..
Allah, tolong hamba...

Aku akan berjuang
Aku tau inilah mauku slama ini, inilah mimpiku slama ini..
tapi ini adalah mimpi yang terbuang, yang sudah lama ku pendam

Salah aku menaruh pohon di vas bunga ini
kini dia rapuh!
tentu saja rapuh! dia sudah hampir pecah seluruhnya!

terlalu jauh aku melangkah
aku harus melawan!
yah, aku harus melawan..

ini bukan salah siapa-siapa
ini memang sudah garisnya
aku percaya, ini akan indah di akhirnya..
tapi untuk saat ini, biarlah nyawa ini mati sejenak


Surabaya, 11 Januari 2013

mystical java
-Lutfia Nur-

Jumat, 28 Desember 2012

Pasrah

Bagai memegang balon hijau
Tak rela ku lepas
Tak akan mau aku kehilangan
Tangis pun tak mampu terelakkan
Aku lupa! Aku khilaf!
Balon ini fana!
Sekuat apapun aku menahan
Balon ini akan meletus,
bahkan menciut!
Benarkah ini menciut?
Mana ada pelangi yang menciut, Tuhan?
Peganganku rapuh, hampir terlepas
Inikah pelangi, Tuhan?
Benarkah apa yang kulihat itu?
Tapi mengapa pelangi ini kabur setelah hujan?
Ada apa Tuhan?

Pelangi itu bersamaku
Selalu....
Indah sekali Tuhan!
Aku tak mau kehilangan
Hujan ini mengintai
Segera menelan pelangi tuk ia miliki sendiri
Aku bisa apa Tuhan?
Apa rencanaMu kali ini?
Tuhan, sekali lagi aku harus pasrah
Akan Kau jatuhkan lagi hujan itu,
atau akan Kau relakan pelangi itu bersamaku
Tapi Tuhan, balon ini masih dalam genggamanku
Hanya saja rapuh..
Angin ini terus berusaha merebut
Tuhan, akankah aku kehilangan keduanya?


Ponorogo, 28 Desember 2012
-Fia-

Rabu, 26 Desember 2012

Kupu-kupu Hijau

Ada warna yang terang
Yah, dia menerangi sungai kering itu
Sedikit demi sedikit air itu mulai mengalir
Ikan pun tak segan untuk menari di antara ranting patah

Penuh tenang, penuh damai
Terbang melayang dia ke langit
Bebas dia berlari di awan
Tanpa hambatan

Ada cinta dan cita yang dia gapai
berusaha.. selalu..
Kupu-kupu hijau itu hinggap di bunga
Pertanda ini adalah saatnya

Mana madu itu?
Bunga itu adalah layu
Cukup dengan sentuhan ajaib itu
Bersinar terang cerah semerbak bunga hijau

Tapi kupu-kupu itu pergi
Berganti kupu-kupu putih
Bunga itu masih bercahaya, tapi meredup
Kupu-kupu hijau itu hinggap di bunga melati

Melati penuh wangi nan anggun
Dan bunga sepatu yang cantik namun sederhana
Kupu-kupu hijau masih pada melati,

Minggu, 18 November 2012

The Chosen One Lyrics -Maher Zain-



In a time of darkness and greed
It is your light that we need
You came to teach us how to live
Muhammad Ya Rasool Allah
You were so caring and kind
Your soul was full of light
You are the best of mankind
Muhammad Khaira Khalqillah

Sallu ‘ala Rasulillah, Habib Al Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

From luxury you turned away
And all night you would pray
Truthful in every word you say
Muhammad Ya Rasul Allah
Your face was brighter than the sun
Your beauty equaled by none
You are Allah’s Chosen One
Muhammad Khaira Khalqillah

Sallu ‘ala Rasulillah, Habib Al Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

I will try to follow your way
And do my best to live my life
As you taught me
I pray to be close to you
On that day and see you smile
When you see me

Sallu ‘ala Rasulillah, Habibil Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One
Sallu ‘ala Rasulillah, Habibi Mustafa
Peace be upon The Messenger
The Chosen One

KOSONG

Nera hanya menatap nanar layar di depannya. Cahayanya menampar wajah sayunya yang tak juga ada pergerakan sejak 15 menit yang lalu. Dan semu...